Indonesian Beatles Time

BEATLES MAIN MENU

TATA'S BEATLES PAGE   http://tatabeatles.tripod.com  -  explore your 'beatles' knowledge' through indonesian beatles website  -  continuously updated  -  the best Indonesian Beatles website  -  published by PANJALU  CYBER   -   Please tell your friends about this website..

Home

Beatles Story

John Lennon

Paul McCartney

George Harrison

Ringo Starr

Behind The Songs

Songs & Composers

Miscellaneous

Beatles Hot Links

Advertiser


The next points have nothing to do with the beatles, but I believe that they might be useful for you. For instance, if you need to download various free e-books, shop online, run online business, or even translate your documents into Bahasa Indonesia, all you have to do is click the links I provided below.

BUSINESS

bukubagus

Info Indonesia

Mesin Dollar

Nothing 4 Money

Easy Shopping

Tata's Online Store

Web Traffics

 TRANSLATION

Translator

Traduguide

Penerjemah

Tata's Blogspot

LAGU-LAGU CIPTAAN GEORGE DI ALBUM REVOLVER

Taxman  
Ini adalah satu-satunya lagu buatan George yang dijadikan sebagai lagu pembuka album. Ini adalah lagu Beatles pertama yang jelas-jelas berbau politik. Konon George membuat lagu ini setelah mengetahui bahwa untuk tiap 1 pound yang ia peroleh, sekitar 95%-nya dibayarkan untuk pajak. Karena itu, pada lirik lagu ini ada kalimat "there's one for you nineteen for me". Dari segi lirik, lagu ini adalah salah satu dari sekian lagu buatan George yang liriknya berisi omelan/sinisme seperti 'Only A Northern Song', 'Piggies', 'Think For Yourself', 'Savoy Truffle', dsb.
Lagu ini dimulai dengan count-in "1.. 2.. 3.. 4.." yang palsu. Count in yang asli (oleh Paul) baru terdengar belakangan dengan suara yang lebih kecil. Count-in yang palsu ini sepertinya berasal dari suara George yang diperlambat, ditambah dengan beberapa rekaman pita yang dimainkan secara mundur, suara gitar yang mainnya ngacak dan suara batuk. Count-in palsu ini baru dimasukkan setelah lagunya selesai direkam. Konon count-in palsu ini dimaksudkan sebagai parodi dari count-in lagu 'I Saw Her Standing There' yang membuka album perdana The Beatles 'Please Please Me'. Kalau dibandingkan dengan count-in pada lagu 'I Saw Her Standing There', timbul kesan bahwa pada tahun 1966 Beatles sudah mulai ngobat. 

Lagu ini bisa disebut versi George dari lagu 'Paperback Writer' dan 'Rain' yang dirilis dalam format single pada bulan Juni 1966 karena banyak persamaan antara ketiga lagu ini. Ketiga lagu ini sama-sama tidak bertemakan cinta dan (dari segi sound) terdengar sangat berbeda dengan lagu-lagu Beatles yang dirilis pada tahun 1965. Permainan basnya terdengar lebih menonjol, harmonisasi vokalnya terdengar lebih rapat, suara gitar dan drumnya terdengar lebih nge-rock. Pada lagu 'Taxman', John memainkan rhythm guitar, Paul memainkan bas, George memainkan lead guitar dan Ringo memainkan drum dan perkusi. Bagian solo gitar pada lagu ini dimainkan oleh Paul. Solo gitar pada outro lagu ini adalah hasil copy-paste dari solo di bagian tengah lagu. Solo gitar ini juga dipotong-potong, diperlambat dan dimainkan secara mundur untuk dijadikan solo gitar pada lagu 'Tomorrow Never Knows'. 

Trivia: Banyak orang yang menganggap bahwa George mencomot lagu 'Taxman' dari soundtrack film seri 'Batman'. Untuk sekedar perbandingan, film seri 'Batman' pertama kali ditayangkan pada bulan Januari 1966, sedangkan lagu 'Taxman' direkam pada bulan April 1966. George pernah mengomentari permainan solo Paul pada lagu ini "I was pleased to have him play that bit on 'Taxman'. If you notice, he did like a little Indian bit on it for me" (saya senang dia memainkan solo pada lagu 'Taxman'. Kalau Anda perhatikan, permainannya agak sedikit berbau India).

Love You To 
Pada awalnya George memberi judul lagu ini 'Granny Smith' karena tidak bisa memikirkan judul yang bagus. Lagu ini adalah lagu Beatles pertama yang bernuansa India. Konon ketika lagu ini dirilis, banyak orang, yang sebelumnya belum mengenal nama Ravi Shankar atau bahkan belum pernah melihat sitar seumur hidupnya, tiba-tiba membeli rekaman lagu-lagu India (yang sekarang dikategorikan sebagai "world music"), beli tiket untuk menonton pertunjukan musik India bahkan sampai membeli alat-alat musik India. Tapi demam musik India ini tidak bertahan lama. Salah satu alasannya adalah, musik India sulit untuk diterima oleh orang Barat pada umumnya. Tidak seperti lagu-lagu barat yang sering berpindah-pindah chord, lagu-lagu India pada umumnya hanya dimainkan pada satu chord sehingga menimbulkan kesan datar dan membosankan.

Meskipun begitu, The Beatles (terutama George Harrison) adalah band pertama yang membuat musik India bisa diterima oleh orang barat. Pada lagu ini tidak ada personel Beatles yang memainkan alat musik (tapi ada sumber yang mengatakan bahwa Ringo memainkan kecrekan pada lagu ini...). Seperti pada lagu 'Eleanor Rigby', semua alat musik pada lagu ini dimainkan oleh musisi dari luar. Alat-alat musik yang digunakan, antara lain: sitar, tambura, tabla. Sebagai contoh betapa simpang siurnya informasi mengenai lagu ini, kita bisa mengutip pernyataan Lewisohn di bukunya 'Recording Sessions' (dikutip dari situs
http://www.recmusicbeatles.com/public/files/awp/lyt.html - Alan W. Pollack memang top!) yang mengatakan bahwa ketika The Beatles merekam lagu ini, tidak ada musisi dari luar yang memainkan sitar sehingga bisa disimpulkan bahwa yang memainkan sitar adalah George Harrison. 

Pernyataan ini banyak dibantah oleh para pengamat musik karena menurut mereka George tidak memiliki kemampuan untuk memainkan sitar seperti pada lagu 'Love You To' (kasarnya : skill-nya gak nyampe). Lewisohn juga mengatakan bahwa George menyuruh para musisi di studio untuk memainkan lagunya dengan gaya "Ravi Shankar style, sixteen beats" (alias 4/4 biasa), padahal pada beberapa bagian lagu ini ada perubahan tanda birama dari 4/4 ke 3/4. Trivia : tambura adalah sejenis alat petik seperti sitar, tapi tidak memiliki fret. Sedangkan tabla adalah sejenis alat perkusi yang bentuknya mirip bongo. Menurut catatan di sampul album 'Revolver', yang memainkan tabla pada lagu ini bernama Anil Bhagwat. George pernah bilang bahwa ia meng-overdub vokal dan gitar setelah track dasarnya direkam. (Catatan : Ini rada bertentangan dengan pernyataan sebelumnya yang menyatakan bahwa pada lagu ini tidak ada personel Beatles yang memainkan alat musik.)

I Want To Tell You  
Seperti pada lagu 'Love You To', George juga sempat kebingungan ketika akan memberi judul pada lagu ini. Mula-mula ia menyebut lagu ini 'I Don't Know' (karena George Martin terus-terusan menanyakan judulnya). John lalu mengusulkan agar lagu ini diberi judul 'Granny Smith Part Friggin' Two', dan Geoff Emerick mengusulkan nama 'Laxton's Superb' yang merupakan merek apel (apa hubungannya?).

Lagu ini dimulai dengan riff gitar yang dimainkan oleh George Harrison yang masuk secara fade-in. The Monkees kemudian menyontek intronya ke lagu mereka 'Pleasant Valley Sunday'. Pada lagu ini George memainkan lead guitar, Paul memainkan bas dan piano, John cuma kebagian main kecrekan dan Ringo memainkan drum dan maracas. George menyanyikan lead vocal secara doubletrack, sedangkan Paul dan John muncul sebagai backing vocal pada pada tiap baitnya.

Pada tengah-tengah tiap bait, Paul memainkan chord E(-9) (chord E yang ditambahkan dengan nada F). Konon George Harrison yang mengusulkan agar Paul memainkan chord seperti itu. Chord ini terdengar disonan dan memberikan kesan "tidak jelas", yang cocok dengan lirik lagu ini. John kemudian menggunakan chord seperti ini (E7-9) pada lagu 'I Want You' tiga tahun kemudian. Sepanjang karirnya di Beatles, George jarang (atau bahkan tidak pernah?) membuat lagu cinta yang terus terang. Hampir semua lagu-lagu cintanya bertema seputar pengandaian, kebingungan dan kesalahpahaman.

Seperti John dan Paul, pada tahun 1966 George juga pernah mencoba-coba efek studio. Ketika membuat solo gitar untuk lagu 'I'm Only Sleeping', ada yang mengusulkan (John? George?) agar solonya dimainkan secara backwards. Untuk membuat melodi solonya (misalkan George menginginkan solonya terdengar seperti 'ABCDE') George lalu meminta George Martin untuk membalikkan melodinya (menjadi 'EDCBA') untuk dimainkan oleh George (Harrison), supaya ketika dimainkan secara backwards terdengar 'ABCDE'. Konon George butuh waktu 14 jam lebih untuk memainkan bagian itu.


Up | George's Revolver | George's Help | George's Rubber Soul

Copyright ŠTata's Beatles Page Indonesia. All Rights reserved