|
|  |
LAGU-LAGU CIPTAAN GEORGE DI ALBUM
REVOLVER
Taxman
Ini adalah satu-satunya lagu buatan George yang dijadikan sebagai lagu
pembuka album. Ini adalah lagu Beatles pertama yang jelas-jelas berbau
politik. Konon George membuat lagu ini setelah mengetahui bahwa untuk
tiap 1 pound yang ia peroleh, sekitar 95%-nya dibayarkan untuk pajak.
Karena itu, pada lirik lagu ini ada kalimat "there's one for you
nineteen for me". Dari segi lirik, lagu ini adalah salah satu dari
sekian lagu buatan George yang liriknya berisi omelan/sinisme seperti
'Only A Northern Song', 'Piggies', 'Think For Yourself', 'Savoy
Truffle', dsb.
Lagu ini dimulai dengan count-in "1.. 2.. 3.. 4.." yang palsu. Count in
yang asli (oleh Paul) baru terdengar belakangan dengan suara yang lebih
kecil. Count-in yang palsu ini sepertinya berasal dari suara George yang
diperlambat, ditambah dengan beberapa rekaman pita yang dimainkan secara
mundur, suara gitar yang mainnya ngacak dan suara batuk. Count-in palsu
ini baru dimasukkan setelah lagunya selesai direkam. Konon count-in
palsu ini dimaksudkan sebagai parodi dari count-in lagu 'I Saw Her
Standing There' yang membuka album perdana The Beatles 'Please Please
Me'. Kalau dibandingkan dengan count-in pada lagu 'I Saw Her Standing
There', timbul kesan bahwa pada tahun 1966 Beatles sudah mulai ngobat.
Lagu ini bisa disebut versi George dari lagu 'Paperback Writer' dan
'Rain' yang dirilis dalam format single pada bulan Juni 1966 karena
banyak persamaan antara ketiga lagu ini. Ketiga lagu ini sama-sama tidak
bertemakan cinta dan (dari segi sound) terdengar sangat berbeda dengan
lagu-lagu Beatles yang dirilis pada tahun 1965. Permainan basnya
terdengar lebih menonjol, harmonisasi vokalnya terdengar lebih rapat,
suara gitar dan drumnya terdengar lebih nge-rock. Pada lagu 'Taxman',
John memainkan rhythm guitar, Paul memainkan bas, George memainkan lead
guitar dan Ringo memainkan drum dan perkusi. Bagian solo gitar pada lagu
ini dimainkan oleh Paul. Solo gitar pada outro lagu ini adalah hasil
copy-paste dari solo di bagian tengah lagu. Solo gitar ini juga
dipotong-potong, diperlambat dan dimainkan secara mundur untuk dijadikan
solo gitar pada lagu 'Tomorrow Never Knows'.
Trivia: Banyak orang yang menganggap bahwa George mencomot lagu 'Taxman'
dari soundtrack film seri 'Batman'. Untuk sekedar perbandingan, film
seri 'Batman' pertama kali ditayangkan pada bulan Januari 1966,
sedangkan lagu 'Taxman' direkam pada bulan April 1966. George pernah
mengomentari permainan solo Paul pada lagu ini "I was pleased to have
him play that bit on 'Taxman'. If you notice, he did like a little
Indian bit on it for me" (saya senang dia memainkan solo pada lagu
'Taxman'. Kalau Anda perhatikan, permainannya agak sedikit berbau
India).
Love You To
Pada awalnya George memberi judul lagu ini 'Granny Smith' karena tidak
bisa memikirkan judul yang bagus. Lagu ini adalah lagu Beatles pertama
yang bernuansa India. Konon ketika lagu ini dirilis, banyak orang, yang
sebelumnya belum mengenal nama Ravi Shankar atau bahkan belum pernah
melihat sitar seumur hidupnya, tiba-tiba membeli rekaman lagu-lagu India
(yang sekarang dikategorikan sebagai "world music"), beli tiket untuk
menonton pertunjukan musik India bahkan sampai membeli alat-alat musik
India. Tapi demam musik India ini tidak bertahan lama. Salah satu
alasannya adalah, musik India sulit untuk diterima oleh orang Barat pada
umumnya. Tidak seperti lagu-lagu barat yang sering berpindah-pindah
chord, lagu-lagu India pada umumnya hanya dimainkan pada satu chord
sehingga menimbulkan kesan datar dan membosankan.
Meskipun begitu, The Beatles (terutama George Harrison) adalah band
pertama yang membuat musik India bisa diterima oleh orang barat. Pada
lagu ini tidak ada personel Beatles yang memainkan alat musik (tapi ada
sumber yang mengatakan bahwa Ringo memainkan kecrekan pada lagu ini...).
Seperti pada lagu 'Eleanor Rigby', semua alat musik pada lagu ini
dimainkan oleh musisi dari luar. Alat-alat musik yang digunakan, antara
lain: sitar, tambura, tabla. Sebagai contoh betapa simpang siurnya
informasi mengenai lagu ini, kita bisa mengutip pernyataan Lewisohn di
bukunya 'Recording Sessions' (dikutip dari situs
http://www.recmusicbeatles.com/public/files/awp/lyt.html - Alan W.
Pollack memang top!) yang mengatakan bahwa ketika The Beatles merekam
lagu ini, tidak ada musisi dari luar yang memainkan sitar sehingga bisa
disimpulkan bahwa yang memainkan sitar adalah George Harrison.
Pernyataan ini banyak dibantah oleh para pengamat musik karena menurut
mereka George tidak memiliki kemampuan untuk memainkan sitar seperti
pada lagu 'Love You To' (kasarnya : skill-nya gak nyampe). Lewisohn juga
mengatakan bahwa George menyuruh para musisi di studio untuk memainkan
lagunya dengan gaya "Ravi Shankar style, sixteen beats" (alias 4/4 biasa),
padahal pada beberapa bagian lagu ini ada perubahan tanda birama dari
4/4 ke 3/4. Trivia : tambura adalah sejenis alat petik seperti sitar,
tapi tidak memiliki fret. Sedangkan tabla adalah sejenis alat perkusi
yang bentuknya mirip bongo. Menurut catatan di sampul album 'Revolver',
yang memainkan tabla pada lagu ini bernama Anil Bhagwat. George pernah
bilang bahwa ia meng-overdub vokal dan gitar setelah track dasarnya
direkam. (Catatan : Ini rada bertentangan dengan pernyataan sebelumnya
yang menyatakan bahwa pada lagu ini tidak ada personel Beatles yang
memainkan alat musik.)
I Want To Tell You
Seperti pada lagu 'Love You To', George juga sempat kebingungan ketika
akan memberi judul pada lagu ini. Mula-mula ia menyebut lagu ini 'I
Don't Know' (karena George Martin terus-terusan menanyakan judulnya).
John lalu mengusulkan agar lagu ini diberi judul 'Granny Smith Part
Friggin' Two', dan Geoff Emerick mengusulkan nama 'Laxton's Superb' yang
merupakan merek apel (apa hubungannya?).
Lagu ini dimulai dengan riff gitar yang dimainkan oleh George Harrison
yang masuk secara fade-in. The Monkees kemudian menyontek intronya ke
lagu mereka 'Pleasant Valley Sunday'. Pada lagu ini George memainkan
lead guitar, Paul memainkan bas dan piano, John cuma kebagian main
kecrekan dan Ringo memainkan drum dan maracas. George menyanyikan lead
vocal secara doubletrack, sedangkan Paul dan John muncul sebagai backing
vocal pada pada tiap baitnya.
Pada tengah-tengah tiap bait, Paul memainkan chord E(-9) (chord E yang
ditambahkan dengan nada F). Konon George Harrison yang mengusulkan agar
Paul memainkan chord seperti itu. Chord ini terdengar disonan dan
memberikan kesan "tidak jelas", yang cocok dengan lirik lagu ini. John
kemudian menggunakan chord seperti ini (E7-9) pada lagu 'I Want You'
tiga tahun kemudian. Sepanjang karirnya di Beatles, George jarang (atau
bahkan tidak pernah?) membuat lagu cinta yang terus terang. Hampir semua
lagu-lagu cintanya bertema seputar pengandaian, kebingungan dan
kesalahpahaman.
Seperti John dan Paul, pada tahun 1966 George juga pernah mencoba-coba
efek studio. Ketika membuat solo gitar untuk lagu 'I'm Only Sleeping',
ada yang mengusulkan (John? George?) agar solonya dimainkan secara
backwards. Untuk membuat melodi solonya (misalkan George menginginkan
solonya terdengar seperti 'ABCDE') George lalu meminta George Martin
untuk membalikkan melodinya (menjadi 'EDCBA') untuk dimainkan oleh
George (Harrison), supaya ketika dimainkan secara backwards terdengar 'ABCDE'.
Konon George butuh waktu 14 jam lebih untuk memainkan bagian itu. |